Sedikit Info Seputar
ASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk Multimedia
Terbaru 2017
- Hay gaes kali ini team Lampu Informasi, kali ini akan membahas artikel dengan judul ASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk Multimedia, kami selaku Team Lampu Informasi telah mempersiapkan artikel ini untuk sobat sobat yang menyukai Lampu Informasi. semoga isi postingan tentang
Artikel Info News, yang saya posting kali ini dapat dipahami dengan mudah serta memberi manfa'at bagi kalian semua, walaupun tidak sempurna setidaknya artikel kami memberi sedikit informasi kepada kalian semua. ok langsung simak aja sob
Judul:
Berbagi Info Seputar
ASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk Multimedia
Terbaru
link: ASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk Multimedia
Berbagi ASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk Multimedia Terbaru dan Terlengkap 2017
ASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk MultimediaASUS X302LA, Laptop Terjangkau untuk Multimedia
DEWASA ini sebuah perangkat laptop biasanya ditujukan untuk sebuah tujuan pemakaian saja.
Misalnya laptop gaming yang memiliki dimensi besar dan bobot yang berat, atau laptop untuk bekerja yang memiliki bobot ringan namun spesifikasinya kurang cocok untuk bermain game. ASUS sepertinya ingin mendobrak masalah ini dengan mengeluarkan ASUS X302LA.
Laptop yang satu ini pun telah mendarat ke meja pengujian INILAHCOM. Saat dipandang pertama kali, laptop ini sepertinya memang hanya ditujukan untuk pemakaian bekerja sehari-hari karena memiliki bodi yang cukup solid dengan bobot yang tidak terlalu berat.
Melihat spesifikasi multimedia dengan menampilkan VGA Onboard Intel HD Graphics 4400 ditambah prosesor seri generasi terbaru intel Intel Core i3 4005U ASUS mengklaim bahwa X302LA tidak hanya untuk digunakan untuk fungsi kantoran saja, tetapi bisa untuk melakukan editing video dan gambar dan yang pasti, bisa digunakan untuk bermain beberapa game.
Lalu apakah klaim ini benar? Simak review berikut ini :
Desain dan Bodi
Ketika melihatnya pertama kali, ASUS X302LA terlihat dengan desain tidak cukup tipis namun masih terlihat menarik.
ASUS X302LA memang patut diacungi jempol. Tampilannya terlihat elegan dengan casing berbahan aluminium yang terkesan kokoh dan premium.
ASUS X302LA dibalut dengan badan berbahan plastik yang dirancang seolah-olah menggunakan material berbahan logam. Pada bagian luar, desainnya dirancang dengan warna biru gelap dengan model glossy mengkilap sementara di bagian dalamnya memiliki warna silver.
Dan sama seperti bagian dalamnya, pada sisi-sisinya juga didesain memiliki warna silver yang sama.
Keyboard pada laptop ini menggunakan desain chiclet di mana memiliki jarak 1.6 mm antara tombol yang berbentuk kotak membuatnya nyaman digunakan.
Pada area palm rest-nya terdapat teknologi yang akan menjaga suhu agar terjaga di bawah 35 derajat Celcius yang dinamakan dengan IceCool. Hal ini tentu akan menjaga kenyamanan pengguna saat mengetik pada laptop ini.
Dari segi dimensi bodinya amat ideal untuk diajak bermobilitas. Bodinya hanya setebal 12mm dengan bobot yang hanya 1.59 kg sudah termasuk baterai. Sangat terasa ringan dan nyaman untuk diajak berpergian dan berkerja di mana saja.
Pada sisi-sisi laptop ini terdapat beberapa slot. Pada sisi sebelah kiri dapat ditemukan lubang power adaptor, port LAN, HDMI, dan dua buah port USB 3. Dan pada sisi bagian kanannya dapat ditemukan slot microSD, dua port USB 2.0, port audio 3,55mm, dan Kesington Lock.
Untuk pengisian daya ASUS mendesainnya dengan bentuk yang tidak terlalu besar dan berat. Tentunya hal ini tidak akan membuat para pengunanya kerepotan dan keberatan saat membawa laptop yang satu ini pada sebuah tas.
Performa
ASUS X302LA mengandalkan layar berukuran 13,3 inci yang menggunakan teknologi TFT LCD LED (Light Emiting Diode) backlight dengan resolusi HD 1366 x 768 piksel.
Ukuran layar 13,3 inci ini kami rasa cukup ideal untuk laptop multimedia seperti bermain game dan memainkan video dan X302LA masih cukup nyaman untuk digunakan bekerja dalam waktu lama. Ukuran atau dimensinya memang sedikit lebih tipis dan ringan jika dibandingkan dengan laptop konvensional lainnya.
Kinerja yang ditawarkan oleh notebook Asus X302LA ini masih cukup bersaing, meski lebih rendah dari seri X302LA menurut kami karena telah ditenagai oleh prosesor Intel Core i3-4005U generasi Haswell dual-core yang berlari dengan kecepatan standar 1,7GHz tanpa kehadiran fitur TurboBoost.
Laptop ini diperkuat oleh memori RAM sebesar 4GB DDR3L 1600MHz yang dapat di-upgrade sesuai kebutuhan pengguna.
Sisi grafis, laptop ini mengandalkan Intel HD Graphics 4400 tanpa kehadiran grafis dari Nvidia maupun AMD Radeon. GPU (Graphics Processing Unit) Intel HD Graphics 4400 yang mengusung 20 execution unit (EUs) dengan kecepatan 200 – 950MHz.
Performa grafis laptop ASUS X302LA ini sudah mencukupi untuk komputasi dan grafis dasar.INILAHCOM menguji laptop ini dengan beberapa game seperti PES 2016, Crysis 3 dan Call Of Duty : Advance Warfare. Hasilnya dari beberapa game yang kami uji coba hanya game PES 2016 saja yang berjalan mulus dengan settingan high, sisanya harus menggunakan settingan low dan terkadang masih mendapatkan game yang berjalan tidak maksimal.
Disini bisa kita lihat bahwa kemampuan VGA Onboard Prosesor Intel Core i3 4160 yaitu Intel HD 4400 ini masih bisa memainkan game-game berat sekalipun meski harus menyetting konfigurasi game untuk nyaman dimainkan.
Untuk penyimpanan, ASUS X302LA ini dibekali hard disk berkapasitas 500GB dengan kecepatan rotor 5400 rpm. Menurut INILAHCOM, kapasitas seperti ini terbilang standar untuk menampung data pengguna.
Laptop ini didukung baterai berkapasitas 2 cell 38 whrs untuk mencukupi kebutuhan dayanya.
Tak lupa ASUS membekali teknologi Sonic Master. Kualitas suara ini tentunya akan membuat Laptop ini mampu menghadirkan suara yang jernih dan nyaman di telinga.
Untuk melihat kinerja dari hardware yang diuji kami melakukan pengujian dengan software 3DMark yang merupakan benchmark 3D terbaru yang mulai menjadi favorit dikalangan power user dan enthusiast.
3DMark Sky Diver menggunakan API DirectX 11 dan sangat cocok digunakan untuk mengukur kemampuan sistem kelas menenghaj maupun kelas atas. Selain memberikan Total Score, 3DMark Sky diver memberikan beberapa sub-skor, yakni Graphics Score(yang menguji GPU), Physics Score (Menguji CPU), dan Combined Score(Menguji CPU,GPU, dan RAM). Berikut hasilnya:
Lalu untuk pengukuran baterai, kami menggunakan software benchmark PowerMark. Hal ini karena PowerMark masih dianggap sebagai benchmark baterai yang paling menggambarkan penggunaan sehari-hari, walaupun PCMark 8 juga memiliki tes baterai. Dengan PowerMark, ASUS X302L mampu bertahan selama 3 jam 28 menit.
Sisi konektivitas, laptop kelas menengah ini cukup lengkap dengan mengandalkan LAN, Bluetooth, WiFi, Port USB 3.0, port USB 2.0, VGA port, Port HDMI, dan card reader.
Sayangnya, ASUS X302LA ini tidak dibekali dengan konektor tipe USB Type-C terbaru.yang merupakan koneksi masa kini dan juga laptop ini tidak dibekali OS Windows pre-installed di dalamnya, sehingga pengguna harus membeli lisensi sistem operasi terlebih dahulu.
Kesimpulan
Dengan banderol harga Rp5.599.000, ASUS X302LA bisa menjadi opsi yang menarik di segmen laptop berdesain premium.
Sayangnya, penjualan notebook yang satu ini tidak menyertakan sistem operasi Disk Operating System. Pengguna harus membeli sebuah sistem operasi baru seperti Windows atau menggunakan sistem operasi gratis lainnya seperti Linux.
Dari benchmark yang kami lakukan, dapat dilihat bahwa laptop ini mampu diajak untuk bermain game-game baru yang ada saat ini. Dengan catatan: ujilah dulu game yang diinstal dengan setting rata kiri.
Bobot yang dimiliki oleh laptop ini memang ringan. Hanya dengan 1,65 kg tidak akan membuat punggung Anda sakit saat dibawa dengan tas ransel. Bobot ringan ini pun juga dibarengi dengan daya baterai yang sangat baik.
Kami merekomendasikan ASUS X302LA ini untuk para pengguna yang menginginkan sebuah laptop multimedia yang bisa digunakan untuk apa pun, seperti untuk bekerja, editing, dan bermain game.
Kelebihan:
+ Kinerja baik
+ Bisa untuk bermain game
+ Harga cukup terjangkau untuk spesifikasi yang diberikan
+ Cukup ringan
Kekurangan:
- Tidak disertai sistem operasi/DOS
- Belum ada USB Type-C
- Daya tahan baterai kurang mencukupi. [ikh]