Sedikit Info Seputar
Menkes Canangkan Hari Makan Buah dan Sayur
Terbaru 2017
- Hay gaes kali ini team Lampu Informasi, kali ini akan membahas artikel dengan judul Menkes Canangkan Hari Makan Buah dan Sayur, kami selaku Team Lampu Informasi telah mempersiapkan artikel ini untuk sobat sobat yang menyukai Lampu Informasi. semoga isi postingan tentang
Artikel Info News, yang saya posting kali ini dapat dipahami dengan mudah serta memberi manfa'at bagi kalian semua, walaupun tidak sempurna setidaknya artikel kami memberi sedikit informasi kepada kalian semua. ok langsung simak aja sob
Judul:
Berbagi Info Seputar
Menkes Canangkan Hari Makan Buah dan Sayur
Terbaru
link: Menkes Canangkan Hari Makan Buah dan Sayur
Berbagi Menkes Canangkan Hari Makan Buah dan Sayur Terbaru dan Terlengkap 2017
Menkes Canangkan Hari Makan Buah dan SayurMenkes Canangkan Hari Makan Buah dan Sayur
INILAHCOM, Jakarta - Untuk meningkatkan gaya hidup sehat, Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menghimbau karyawan di Kementerian Kesehatan untuk rajin makan buah dan sayur dan kurangi konsumsi karbohidrat.
"Kami canangkan seminggu sekali makan buah dan sayur tidak makan karbohidrat. Harus dikurangi. Kemudian, sarapan juga sangat penting untuk anak - anak," kata Menkes RI, Nila F Moeloek saat ditemui di kantor Kemenkes RI, Jakarta, Jumat (15/07/2016).
Selain itu, dalam rangka membangun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sehat, bugar, dan produktif, Kemenkes mengadakan kegiatan olahraga bersama Menkes. Hal ini akan selalu dilakukan setiap Jumat.
"Jadi kami dari Kemenkes sudah menentukan roadmap kami sudah kembali ke preventif dan promotif. Karena tadi sudah dikatakan, kita sudah banyak sekali yang masuk rumah sakit. Data JKN 80 persen kita sakit dan 20 persennya berobat jalan. Ini harusnya terbalik. Harusnya 80 persen berobat jalan dan 20 persen sakit," tambahnya.
Masih menurutnya, hingga saat ini ternyata penyakit tidak menular seperti Jantung, Diabetes Melitus, gagal ginjal, seharusnya bisa dicegah.
"Hidup sehat ini harus kita gemakan, dukungan ini didorong oleh Bapak Presiden. Ini juga didukung oleh lintas Kementerian, bukan saja Kementerian Kesehatan," ujarnya.